airtronicfirearms.com

Lewat Menembus Garis Batas, Greysia Polii Beri Motivasi Jelang Olimpiade Paris

Greysia Polii dalam acara peluncuran buku biografi berjudul Menembus Garis Batas di Jakarta, Sabtu (29/6/2024).
Lihat Foto

- Greysia Polii berharap momen peluncuran bukunya bisa meningkatkan motivasi para atlet menjelang Olimpiade Paris 2024. 

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu resmi merilis buku biografi bertajuk "Menembus Garis Batas" di Jakarta, Sabtu (29/6/2024).

Acara ini berjarak kurang dari sebulan menjelang Olimpiade Paris 2024 yang akan berlangsung mulai 26 Juli-11 Agustus 2024. 

Greysia berharap, momentum ini dapat menjadi tambahan semangat dan motivasi para pebulu tangkis dan semua atlet Indonesia yang bertanding di Paris. 

Baca juga: Buku Baru Greysia Polii, Pesan Semangat untuk Merah Putih

"Ini juga menjadi sebuah semangat dan motivasi untuk teman-teman, adik-adik yang akan bertanding di Olimpiade," kata Greysia. 

"Bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Semua dari kita pasti bisa," tutur Greysia yang juga menjadi mentor dalam tim Ad Hoc PBSI untuk Olimpiade Paris 2024. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Sports Kompascom (@sports.kompascom)

Baca juga: Kisah Perjuangan Greysia Polii dalam Menembus Garis Batas

Hal senada juga disampaikan pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian, yang turut menjadi saksi lahirnya buku "Menembus Garis Batas". 

Eng Hian berharap ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti semakin termotivasi menjelang Olimpiade dimulai. 

"Saya harap begitu (menjadi motivasi). Saya berharap untuk Apriyani (Rahayu), bagaimana momentum (Olimpiade Tokyo) menjadi reminder," ungkapnya. 

"Untuk Fadia, saya berharap ini menjadi motivasi bagi dia," tutur Eng Hian. 

Baca juga: Cara Fajar dan Gregoria Fokus Olimpiade: Puasa Medsos hingga Ganti Whatsapp

Sementara itu, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting mengungkapkan pelajaran yang ia ambil dari perjuangan Greysia saat di Olimpiade Tokyo 2020. 

"Dari yang tidak diunggulkan, tidak diharapkan, tapi dia bisa menjadi satu-satunya yang paling bagus waktu itu," ungkap Ginting. 

"Tidak ada yang tidak mungkin. Itu yang saya tanamkan juga untuk diri saya," imbuh peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 ini.

"Saya tidak melihat perjalanannya sampai Olimpiade, tapi saya lihat perjuangan Kak Greysia sehari-hari di lapangan saat latihan," ucapnya. 

Adapun penjualan buku ini akan didonasikan melalui Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan dibagikan ke anak-anak serta sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat