airtronicfirearms.com

Skandal Penyadapan Telepon yang Mengakhiri Tabloid "News of The World"

Ilustrasi telepon.
Lihat Foto

Tabloid mingguan Inggris, News of the World, menerbitkan edisi terakhirnya pada 10 Juli 2011 setelah diterpa skandal penyadapan telepon.

Dikutip dari BBC, wartawan dan penyelidik swasta yang bekerja untuk News of the World terbukti menyadap telepon selebritas, politisi, dan korban kejahatan.

Mereka mendengarkan pesan pribadi di voicemail, merekamnya, dan menggunakan informasi tersebut untuk menulis berita.

Dengan begitu, surat kabar yang didirikan pada 1843 itu memperoleh informasi eksklusif yang tidak dimiliki pesaingnya.

Dilansir BritannicaNews of the World disirkulasikan secara luas karena harganya yang murah dan konten yang sensasional. Mereka kerap memberitakan skandal figur publik dunia.

Pada abad ke-20, News of the World mengukuhkan posisinya sebagai koran Minggu terlaris di Inggris, dan mencapai sirkulasi lebih dari delapan juta pada 1950-an.

Rupert Murdoch, pengusaha kelahiran Australia dan pemilik jaringan media News Corporation, mengakuisisi News of the World pada 1969.

Sejak diakuisisi, News of the World semakin getol memberitakan kasus kriminal, skandal seks, dan kisah-kisah sensasional, terutama terkait figur publik.

Tindakan penyadapan oleh News of The World diungkap oleh dua reporter The Guardian, Nick Davies dan Amelia Hill.

Dilansir The Guardian, keduanya membeberkan temuan bahwa reporter News of the World secara ilegal mengakses pesan suara dari Milly Dowler, siswi korban pembunuhan.

Pada 21 Maret 2002, Amanda Jane "Milly" Dowler, seorang siswi berusia 13 tahun asal Inggris, dilaporkan hilang oleh orangtuanya setelah tidak pulang dari sekolah.

Terakhir kali ia terlihat berjalan di sepanjang Station Avenue di Walton-on-Thames, Surrey, pada 21 Maret sore.

Setelah pencarian ekstensif, jenazah Dowler ditemukan di Yateley Heath Woods, Hampshire, pada 18 September 2002.

Investigasi The Guardian menunjukkan, dalam waktu singkat setelah Milly menghilang, para jurnalis News of the World membayar detektif swasta asal Hampshire, Steve Whittamore.

Whittamore dibayar untuk mendapatkan alamat rumah dan nomor telepon dari setiap keluarga bernama Dowler di daerah Walton.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat