airtronicfirearms.com

Benarkah Ekor Ikan Tongkol Beracun?

Ilustrasi ikan tongkol.
Lihat Foto

- Narasi mengenai ekor ikan tongkol beracun tidak sepenuhnya benar. Selama ikan tongkol segar dan tidak terkontaminasi bakteri, maka aman dikonsumsi.

Di media sosial beredar cara menghilangkan racun pada ikan tongkol dengan mencabut ekornya. Misalnya, seperti yang dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

"Sebelum memasak ikan tongkol buang dulu racunnya (di bagian ekor) biar tidak bikin alergi, tidak bikin gatal-gatal, tidak bikin pusing, dan tidak bikin jantung berdebar. Lihat cara membuangnya," tulis salah satu akun, pada 14 Juni 2024.

Bagaimana faktanya?

Salah satu racun yang paling umum terdapat pada ikan tongkol atau famili Scombridae (tuna dan makarel) lainnya adalah histamin.

Histamin merupakan racun atau kelompok amina biogenik yang dihasilkan oleh bakteri. Bakteri tersebut akan mengubah asam amino (AA) histidin pada tubuh ikan.

Dosen Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Indun Dewi Puspita mengatakan, keberadaan histamin bisa berbeda-beda, tidak hanya terpusat pada ekor.

"Jika yang dimaksud histamin, memang beberapa penelitian menunjukkan bahwa histamin tersebar di tubuh ikan itu tidak merata," kata Indun, saat dihubungi , Rabu (10/7/2024).

Selain ekor, histamin juga dapat berkembang di daerah daging dekat perut dan insang.

Histamin ikan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak oleh manusia dapat mengakibatkan gatal-gatal, lemas, sakit kepala, bahkan muntah-muntah.

Terbentuknya histamin

Histidin terdapat dalam ikan dari famili Scombridae, seperti tongkol. Secara alamiah, histidin dibutuhkan bagi kelompok ikan perenang cepat.

Sehingga, kandungan asam amino histidin dalam ikan tongkol dan kelompok Scombridae dapat dikatakan lebih tinggi dari ikan lainnya.

Kemudian, ada bakteri tertentu yang dapat mengeluarkan enzim yang mengubah histidin menjadi histamin dengan enzim dekarboksilase.

"Biasanya racun ini terbentuk karena penanganan ikan yang kurang sesuai atau kurang baik," ungkap Indun.

Ada pula faktor lain, seperti suhu. Kualitas ikan tongkol dapat terjaga dengan suhu rendah.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat