airtronicfirearms.com

INFOGRAFIK: Sri Mulyani Klaim Pengangguran dan Kemiskinan Turun, Cek Faktanya!

Ilustrasi kemiskinan.
Lihat Foto

- Pemerintah mengeklaim telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran selama 10 tahun periode Presiden Joko Widodo.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, tingkat kemiskinan turun dari angka 11,25 persen pada 2014 menjadi 9,36 persen pada 2023.

Kemudian, Sri Mulyani mengeklaim tangkat kemiskinan ekstrem turun dari angka 6,18 persen pada 2014 menjadi 1,12 persen pada 2023.

Sedangkan terkait tingkat pengangguran nasional, pemerintah mengeklaim turun dari 5,7 persen pada Februari 2014 menjadi 4,82 persen pada 2022. Kondisi ini disebut sudah di bawah level pra-pandemi.

Benarkah pernyataan itu? Bagaimana faktanya?

Peneliti Think Policy Indonesia, Michael Tjahjadi menilai pernyataan Sri Mulyani memang sesuai data yang ada. Namun, klaim itu perlu ditinjau dari perspektif yang lebih luas.

Misalnya, ukuran kemiskinan di Indonesia masih mengacu pada standar 2011. Sedangkan, standar global sudah berbeda sejak 2017.

Seperti apa paparan Michael? Simak penjelasannya dalam artikel ini: CEK FAKTA: Benarkah Angka Kemiskinan dan Pengangguran Indonesia Turun?

Simak juga paparannya dalam infografik berikut ini:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat