airtronicfirearms.com

Mahasiswa Unair Raih Penghargaan di Konferensi Onkologi Medik Terbesar di Dunia

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Annisa Salsabila Dwi Nugrahani
Lihat Foto

- Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Annisa Salsabila Dwi Nugrahani berhasil meraih penghargaan Outstanding Abstract sehingga memperoleh Travel Grants Award 2024.

Prestasi itu ia dapatkan capai saat menyampaikan presentasi pada konferensi internasional 21st Japanese Society of Medical Oncology (JSMO) 2024 yang berlangsung di Nagoya Congress Center, Jepang pada 22-24 Februari 2024.

Annisa menceritakan, dalam presentasi itu ia membahas topik tentang perawatan terapi kanker darah menggunakan metode terapi baru.

“Diffuse large B-cell lymphoma merupakan salah satu keganasan darah yang paling umum, namun terapi saat ini memiliki banyak kekurangan," kata Annisa dikutip dari laman resmi Unair, Selasa (14/5/2024).

Baca juga: Polemik Kenaikan UKT di Sejumlah PTN, Rektor Unair: Kurang Komunikasi

Annisa menambahkan bahwa saat ini ada inovasi pengobatan baru sebagai terapi kanker darah yakni melalui Dose-Adjusted EPOCH-R.

Namun belum melewati proses analisis lebih lanjut mengenai efikasi dan keamanan pengobatannya.

"Sehingga kami melakukan meta-analisis untuk mengetahui hal tersebut," ujarnya.

Baca juga: Pakar Unair Bagikan Tips Manajemen Finansial bagi Generasi Sandwich

Pintar bagi waktu

Annisa melakukan persiapan proyek ini bersama rekannya dari Universitas Indonesia. Dalam proses persiapannya juga ia memerlukan pembagian waktu yang baik.

Sebab, saat mengerjakan proyek ini, Annisa tengah menjalani pendidikannya sebagai Dokter Muda.

“Seluruh persiapan lomba hingga memperoleh juara saya lakukan ketika menjalani stase mayor bedah, sehingga agak sulit pada awalnya untuk membagi waktu,” ujarnya.

Meski demikian, topik yakni terkait terapi baru kanker darah yang menarik membuat Annisa selalu bersemangat dalam melewati setiap prosesnya.

Bagi Annisa, pengalaman itu merupakan pengalaman yang berharga karena mendapat kesempatan terbang ke Jepang untuk melakukan presentasi di depan para ahli onkologi yang berasal dari seluruh dunia.

Baca juga: KIP Kuliah Dinilai Salah Sasaran, Pakar Unair Sarankan Hal Ini

Terlebih konferensi itu merupakan acara terbesar subspesialis onkologi medik terbesar di dunia.

"Pengalaman yang tak ternilai harganya, terutama peserta dan narasumber lainnya semua sudah merupakan subspesialis dan saya baru sebagai dokter muda," pungkas Annisa.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat