airtronicfirearms.com

Perbedaan Jalur Zonasi Reguler dan Radius di PPDB Yogyakarta 2024

Ilustrasi Siswa - Zenius Education.
Lihat Foto

- Zonasi menjadi salah satu jalur seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2024.

Dikutip dari Prosedur Oprerasional Standar PPDB Yogyakarta 2024, disebutkan bahwa jalur zonasi ditujukkan untuk calon peserta didik baru jenjang SMA dan SMK yang didasarkan pada domisili atau zona calon peserta didik baru.

Jalur zonasi untuk PPDB SMA dan SMK di Kota Yogyakarta 2024 terbagi menjadi dua, yakni zonasi reguler dan zonasi radius.

Perbedaan jalur zonasi reguler dan zonasi radius ini juga perlu diketahui orangtua dan siswa yang ingin mendaftarkan anaknya di PPDB Yogyakarta 2024 ini.

Baca juga: Kapan Pengumuman PPDB Jabar 2024 Tahap 1? Ini Cara Ceknya

Perbedaan zonasi reguler dan radius

Pada jalur zonasi reguler di SMA terbagi menjadi tiga zona yakni:

1. Zona satu terdiri dari tiga SMA negeri terdekat dari kelurahan/kalurahan domisili

2. Zona dua terdiri tiga dari SMA negeri terdekat berikutnya setelah zona satu

3. Zona tiga merupakan semua sekolah dalam DIY yang tidak termasuk dalam zona satu dan zona dua

Sementara pembagian zonasi reguler SMK terbagi menjadi dua zona, yaitu:

1. Zona satu yakni SMK di Kelurahan dan/atau Kalurahan di dalam DIY

2. Zona dua adalah sekolah yang ada di desa di perbatasan Jawa Tengah yang dikerjasamakan.

Baca juga: PPDB Jakarta 2024 Dibuka, Daftar di Link ppdb.jakarta.go.id

Sedangkan zonasi radius diperuntukkan bagi siswa yang berdomisili dalam jarak radius atau jarak udara antara titik koordinat tempat tinggal sesuai domisili yang sah dan titik koordinat sekolah tujuan.

Itulah perbedaan antara jalur zonasi reguler dan radius. Pada jalur zonasi radius juga tidak bisa sembarangan dalam menghitung jaraknya.

Berikut cara mengukur zonasi radius di PPDB Kota Yogyakarta 2024:

Cara ukur zonasi radius

1. Menggunakan komputer

  • Jika menggunakan aplikasi web browser (seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge, Safari dan lain-lain), Buka aplikasi web browser dan ketikkan laman Google Maps (maps.google.com).
  • Salin dan tempel titik koordinat sekolah yang dituju dari tabel ke dalam kolom pencarian Google Maps.
  • Ukur jarak dari titik koordinat sekolah tersebut ke titik rumah tempat tinggal calon peserta didik sesuai dengan data domisili dalam Kartu Keluarga yang sah dan berlaku sesuai ketentuan PPDB ini dengan cara klik kanan pada titik koordinat sekolah dan klik menu "Measure distance" (ukur jarak), tarik garis lurus ke lokasi rumah tempat tinggal calon peserta didik.
  • Masukkan jarak hasil pengukuran (dalam satuan meter) ke kolom pendataan zonasi radius di laman pendataan radius pada aplikasi verifikasi (ppdb.jogjaprov.go.id).

Baca juga: Cara Pengajuan Akun PPDB Jateng 2024 dan Aktivasi, Dimulai Hari Ini

2. Menggunakan ponsel

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat