airtronicfirearms.com

PPDB 2024 Dinilai Banyak Masalah, Kemendikbud Akan Evaluasi Ulang

Ilustrasi PPDB
Lihat Foto

- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) akan segera melakukan evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Paud Dikdasmen) Kemendikbud, Praptono mengatakan, evaluasi itu akan mulai dilakukan pada Agustus 2024.

"Untuk proses melakukan evaluasi maka akan dilakukan di bulan Agustus sampai dengan November," kata Praptono saat rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, Selasa (10/7/2024).

Baca juga: Wakil Ketua Komisi X DPR: Perlu Ada Format Baru di PPDB

Praptono mengatakan, saat ini proses PPDB 2024 di sebagian daerah telah selesai digelar. Sebagian lainnya masih pada tahap penetapan hasil dan daftar ulang.

Oleh karena itu, evaluasi baru akan dimulai pada Agustus hingga November 2024 mendatang.

"Lini masanya bahwa saat ini sudah di bulan Juni dan Juli sehingga tahapan yang ada di lapangan ada yang proses seleksi PPDB-nya sudah selesai ada penetapan hasil, kemudian daftar ulang," ujarnya.

Pelaksanaan PPDB 2024

Praptono menuturkan, pelaksanaan PPDB 2024 dilakukan juga didasarkan pada hasil evaluasi pelaksanaan PPDB 2023 lalu yang dinilai masih banyak terjadi masalah.

Mulai dari masalah daya tampung, pelanggaran regulasi, penetapan zonasi, dan perencanaan lainnya.

"Pada temuan kami bahwa masih ada kelemahan dalam perencanaan kelemahan implementasi dan juga pelanggaran regulasi," ungkapnya.

Baca juga: Banyak Manipulasi KK di PPDB, FSGI: Banyak yang Pilih Sekolah Favorit

Maka dari itu, pelaksanaan PPDB 2024 juga dibuat berdasarkan hasil evaluasi dan dibuatlah perencanaan PPDB untuk tahun ini.

"Maka diatur dibuat tahap perencanaan meliputi dari penetapan wilayah zonasi kemudian penentuan persentase daya tampung sampai ke bawah setiap Pemda harus membuat petunjuk teknis kemudian pembentukan panitia aplikasi PPDB dan juga sosialisasi pelaksanaan PPDB," pungkas Praptono.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat