airtronicfirearms.com

Mengenal Meat Station, Pemasok Daging Premium di Jakarta

Wagyu Ribeye MB 5 Steak Cut dari Meat Station.
Lihat Foto

- Lezatnya semangkuk santapan daging sapi kekinian, tidak hanya berangkat dari cara pengolahannya. Namun, juga dari kualitas bahan baku yang dipilih.

Di Jakarta, ada banyak pemasok daging sapi yang bisa ditemui, salah satu pemasok daging dengan kualitas premium bernama Meat Station.

Owner sekaligus Co Founder Meat Station, Wilson Nugraha mengatakan bahwa pihaknya hadir dari pengembangan PT Tanaka Graha Indonesia yang fokus di bisnis daging cakupan B to B (Business to Business).

Baca juga: Mengapa Harga Daging Sapi Berbeda-beda?

PT Tanaka Graha Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distributor daging impor. Umumnya, daging yang dipakai berasal dari Australia, Jepang, dan Amerika Serikat (AS).

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Namun melihat peluang permintaan pasar dalam cakupan yang lebih kecil, alhasil sekitar 2022-2023 lahirlah Meat Station.

Baca juga: Cara Bikin Bumbu Empal Daging Sapi Goreng Empuk

“Namanya Meat Station, karena tujuan awalnya adalah kita ingin ada station, ada tempat belanja daging sejenis meat shop. Saat ini, sedang dikembangkan di luar kota juga, tapi sembari memang fokus utamanya menjalankan yang B to B,” kata Wilson di gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Bermula dari jualan daring

Kata Wilson, permintaan pasokan daging yang lebih kecil mulanya berangkat dari beberapa orang teman. Permintaan tersebut terus berlanjut, hingga pada akhirnya Meat Station membuka penjualan lewat aplikasi pemasaran daring.

Black Angus Type dari Meat Station. Dok. Meat Station Black Angus Type dari Meat Station.

“Produk pertama yang dijual itu short plate, atau daging sliced karena peminatnya paling banyak di Indonesia,” katanya.

Selain umum dikenal, kata Wilson,  short plate juga banyak dijumpai di berbagai restoran terkenal, kerap dipakai oleh konsumen saat acara barbekyu, dan harganya juga cenderung lebih murah.

Tidak hanya menyediakan aneka daging sapi, Meat Station juga menyediakan pasokan seafood. Tambahan pilihan ini muncul karena melihat peluang pada permintaan pasar.

Baca juga: Resep Pindang Daging Empuk dengan Kuah Asam Segar

“Itu (seafood) dari permintaan. Kita menjual sesuatu yang dibutuhkan masyarakat dan kita jual makanan sehari-hari, yaitu seafood,” kata Wilson.

Adapun beberapa pilihan seafood yang disediakan di Meat Station seperti salmon, udang, dan scallop hokaido. 

Namun, kata Wilson, saat ini pengembangan produk di Meat Station berfokus ke aneka daging sapi. Mulai dari daging sliced hingga daging steak.

Wahyu Karubi Plate dari Meat Station. Dok. Meat Station Wahyu Karubi Plate dari Meat Station.

“Hampir semua bagian daging ada, tapi yang dijual ke retail itu adalah bagian yang umum dan semua orang tahu,” katanya.

Adapun bagian daging yang dimaksud yakni berupa primari cut, seperti striploin, rib eye, dan tenderloin. Meskipun begitu, kata Wilson, Meat Station tetap beradaptasi dengan tren permintaan pasar.

Ia mencontohkan, tren Korean barbeku di masyarakat saat ini, ia juga turut menyediakan pasokan daging untuk kosumen. Begitu juga dengan tren Japanese bareku.

Baca juga: Mengapa Harga Daging Sapi Berbeda-beda?

Saat ini, daging yang dipasarkan oleh Meat Station bisa ditemui di marketplace. Harganya mulai dari Rp 30.000-an untuk jenis daging short plate ukuran 250 gram, hingga Rp 3 jutaan per kilogram.

Adapun beberapa jenis daging yang bisa dijumpai seperti AUS Wagyu Ribeye, Black Angus Juicy Slice Cut, Japan Wagyu A5 Katasankaku, US Kurabi Boneless, JPN Wagyu A5 Super Marble, dan Wagyu Dragon Karubi.

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat