airtronicfirearms.com

Gula Pasir dan Gula Diet Kemasan Nol Kalori, Mana Lebih Sehat?

Ilustrasi gula, gula pasir.
Lihat Foto

JAKARTA, - Gula pasir biasa digunakan untuk konsumsi sehari-hari. Misalnya untuk membuat teh, kopi, kue, atau tambahan bumbu dalam masakan.

Selain jenis gula pasir biasa, ada juga produk gula diet kemasan yang digadang-gadang lebih sehat karena tidak mengandung kalori sama sekali atau nol kalori.

Baca juga: Apakah Gula dalam Buah Aman untuk Pengidap Diabetes?

Dokter spesialis gizi, dr. Mulianah Daya membenarkan bahwa gula kemasan tersebut memang tidak mengandung kalori.

"Betul, gula (diet kemasan nol kalori) tersebut memang tidak ada kalorinya dan jenis gula yang dipakai pun berbeda," kata dr. Mulianah ketika ditemui  usai acara perilisan nasi jagung dan nasi singkong Dailymeal di Jakarta, Jumat (31/5/2024).

Ia melanjutkan, gula pasir yang biasa dikonsumsi merupakan glukosa, sedangkan gula kemasan nol kalori dibuat dari sukralosa.

Sukralosa dinilai aman untuk pengidap diabetes. Pasalnya, jenis gula ini tidak mengandung kalori dan bisa memperlambat kenaikan kadar gula dalam tubuh.

Baca juga:

ilustrasi gula diet kemasan. SHUTTERSTOCK/Ek Ing ilustrasi gula diet kemasan.

"Tetapi harus hati-hati, yang namanya nutrisi itu ada batas minimal dan batas maksimal untuk dikonsumsi," saran dr. Mulianah.

Setiap orang boleh mengonsumsi sukralosa dengan batas maksimal satu saset per hari. Bukan satu saset sukralosa per gelas.

Penambahan sedikit sukralosa dalam makanan atau minuman sudah bisa menciptakan rasa manis berkali-kali lipat daripada glukosa.

Baca juga: 10 Jenis Gula Untuk Aneka Masakan Atau Minuman, Pernah Coba?

"Satu sendok teh sukralosa itu rasanya 200 kali lipat daripada satu sendok teh gula pasir," tutur dr. Mulianah.

Meski ada alternatif pemanis nol kalori, dr. Mulianah tetap menganjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis secukupnya agar tidak ketergantungan.

Menurutnya, gula diet kemasan nol kalori bisa dijadikan alternatif sesekali mengikuti batas takaran maksimalnya.

"Kalau sudah kebiasaan, walaupun sudah ganti dengan sukralosa, dia bakal mencari karena terbiasa pengin manis," katanya.

Baca juga:

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat