airtronicfirearms.com

4 Etika Saat Makan Omakase ala Jepang, Jangan Pilih-pilih Makanan

Ilustrasri omakase, konsep makan ala Jepang.
Lihat Foto

Omakase merupakan ungkapan yang berasal dari istilah "omakase shimasu" dalam bahasa Jepang. Artinya, "saya percaya padamu, koki."

Sederhananya, omakase adalah konsep makan asal Jepang yang juga banyak diterapkan di restoran sushi di luar Jepang.

Konsep omakase membebaskan koki berkreasi sesuai standar setiap restoran, sementara tamu menikmati satu per satu sajian yang disuguhkan langsung oleh koki, tanpa perantara pramusaji.

Jadi, omakase menghadirkan kesan ekslusif karena bentuknya seperti bar, tamu bisa berbincang langsung dengan sang pembuat makanan yang juga menyiapkan hidangan tepat di depannya.

Baca juga: Yakult Buka Kafe Pertamanya di Jepang, Sajikan Es Krim Probiotik

Menu omakase sebenarnya tidak terbatas pada sushi. Bisa juga yakitori atau sate ayam ala Jepang.

Seperti yang ditawarkan koki sekaligus Co-Founder Junsei Yakitori and Bar, Aman Lakhiani, yang baru membuka restorannya di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Selain menu a la carte atau satuan, Aman juga menyediakan opsi omakase bagi tamu yang datang ke restorannya.

Sebelum datang dan mencoba santapan dengan konsep omakase, kamu bisa menyimak etikanya terlebih dahulu berikut ini:

1. Hindari pilih-pilih makanan

Arti ungkapan omakase shimasu bukan hanya bacaan. Tamu yang menyantap omakase harus mempercayakan pilihan menu kepada chef.

Yakitori di Junsei Yakitori and Bar, Jakarta Selatan.DOK. Junsei Yakitori and Bar Yakitori di Junsei Yakitori and Bar, Jakarta Selatan.

Restoran atau koki biasanya sudah memberikan paket harga per orang kepada calon tamu restoran. Sisanya, tamu hanya perlu duduk dan menikmati karya tangan dari koki omakase.

"Sejujurnya, kalau mau menyantap omakase itu harus open ya. Jangan pilih-pilih mau makan ini atau hanya mau makan itu," ujar Aman saat ditemui  dalam soft opening Junsei Yakitori and Bar, Kamis (6/6/2024).

Baca juga: 10 Cara Bikin Takoyaki di Rumah, Seenak Kedai Camilan Jepang Favorit

Ada pengecualian bila tamu memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu. Bisa langsung diberitahu pada koki.

"Kalau banyak pilihan, lebih baik makan a la carte saja karena omakase itu chef's choice. Jadi, harus open untuk mencoba (hidangan) baru," tambah dia.

2. Jangan buru-buru

Aman mengatakan, durasi menyantap omakase berkisar 90-150 menit, tergantung banyaknya hidangan dan tempat duduknya.

Sebab, omakase, seperti di restorannya, tidak hanya tersedia di counter atau bar restoran, melainkan di meja-meja biasa.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat