airtronicfirearms.com

Penentu Tingkat Kekenyangan, Bukan Hanya dari Serat

Makanan tinggi serat
Lihat Foto

- Rasa lapar muncul sebagai tanda perut kosong dan tubuh membutuhkan isi ulang energi.

Energi didapat dari makanan. Jadi, begitu lapar, kita perlu mengisi energi tubuh melalui makanan.

Porsi makanan tiap orang berbeda-beda. Tergantung kebutuhan nutrisi dan kondisi kesehatan masing-masing.

Baca juga: 10 Makanan Tinggi Serat yang Bisa Dikonsumsi Setiap Hari

Porsi makanan diatur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan membuat tubuh terasa kenyang usai menikmati sajian.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Lalu, apa saja penentu tingkat kekenyangan dari makanan?

Pola makan

Dokter spesialis gizi di Mayapada Hospital, Mulianah Daya menjawab, salah satu penentu tingkat kenyang adalah jumlah seratnya.

"Jumlah serat memang salah satunya, tetapi tidak sesimpel itu," kata Mulianah ketika dihubungi , Kamis (6/6/2024).

Baca juga: Bisa Menurunkan Berat Badan 7 Kg dalam Seminggu, Apakah Diet GM Aman?

Lebih dari sekadar serat, pola makan atau waktu mengisi perut kosong, justru menjadi penentu terbesar tingkat kekenyangan.

Ilustrasi makanan penambah berat badanpexels.com Ilustrasi makanan penambah berat badan

"Biasanya, lihat jadwal makannya dulu. Kalau terbiasa makan pukul jam 12.00, tiba-tiba mundur jadi pukul 14.00, akan lapar dan kalap saat makan," ungkap Mulianah.

Waktu makan yang teratur akan membantu lambung terbiasa dengan jadwal mengisi perut sehingga menghindari lapar berlebihan.

Baca juga: 5 Manfaat Makan Kentang, Bikin Kenyang Tahan Lebih Lama

Bila pola makan teratur tiba-tiba berubah, otomatis lambung akan memberi alarm melalui hormon lapar yang terus meningkat.

"Kalau kita mengatur jadwal makannya jelas, nanti perutnya terbiasa lapar pada waktu-waktu tersebut sehingga membatasi camilan berlebih," jelas Mulianah.

Gizi seimbang

Selanjutnya, rasa kenyang juga akan timbul dan bertahan lebih lama bila komponen gizi makanan sudah lengkap.

Ilustrasi isi piring makanan seimbang dengan karbohidrat, protein, dan sayuran. Dok. Shutterstock/Azra H Ilustrasi isi piring makanan seimbang dengan karbohidrat, protein, dan sayuran.

Bila hanya mengonsumsi karbohidrat tanpa menambah sumber protein dan vitamin dalam piring, rasa kenyang hanya bertahan sebentar.

"Karbo itu kan penyerapannya cepat banget, jadi lebih cepat lapar, tetapi boros kalori," kata Mulianah.

Baca juga: 6 Jenis Karbohidrat yang Harus Dikurangi, Bisa untuk Program Diet

Misalnya, ingin mengonsumsi mi instan yang tinggi kalori. Sebaiknya, saran Mulianah, ditambahkan dengan sayur dan telur saat memasak mi supaya lebih mengenyangkan.

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat