airtronicfirearms.com

11 Cara Olah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Perengus dari Koki

Ilustrasi sate kambing. Resep bumbu sate sebelum dan sesudah dibakar untuk mengolah daging kurban.
Lihat Foto

Ketahui cara mengolah daging kurban sebelum memasaknya menjadi aneka makanan, seperti sate, gulai, tongseng, dan sup.

Sebab, salah mengolah daging kambing bisa membuat teksturnya keras atau baunya tetap prengus.

Ada banyak cara mengolah daging kurban yang benar dari para koki profesional, bisa diikuti berikut ini.

Tips mengolah daging kurban

1. Potong daging berlawanan arah serat

Ilustrasi daging kurban, pengemasan daging kurban, bungkus daging kurbanShutterstock Ilustrasi daging kurban, pengemasan daging kurban, bungkus daging kurban

Demi mendapatkan tekstur yang empuk, arahkan pisau melawan serat saat memotong daging sebelum dimasak.

“Jangan ngikut serat, kita lihat dulu seratnya kemana, kalau sudah ketemu bilang dipotong berlawanan arah seratnya,” kata Chef Aguk Prasetiyo dari Hotel Santika Cirebon, dikutip dari berita  yang tayang pada Jumat (12/5/2024).

Semakin pendek serat daging, semakin cepat daging dimasak dan empuk tanpa overcooked atau alot.

Baca juga: 5 Tips Bikin Empal Daging Empuk, Sajian Spesial saat Idul Adha

2. Buang selaput putihnya

Ilustrasi pisau untuk memotong daging, memotong daging mentah. SHUTTERSTOCK/ESB PROFESSIONAL Ilustrasi pisau untuk memotong daging, memotong daging mentah.

Daging kambing yang baru disembelih, sebaiknya dipotong bagian selaput putihnya agar tekstur keseluruhannya tidak keras.

Bagian yang disebut connective tissue atau selaput putih ini berada di sekitar daging kambing, bisa dibuang sampai didapat bagian daging tanpa urat atau tanpa otot.

Sebab, selaput putih dan urat daging kambing merupakan dua hal menyebabkan daging kambing menjadi keras. 

Baca juga: 5 Cara Potong Daging untuk Beragam Masakan Rumah

3. Boleh cuci daging kurban atau tidak?

ilustrasi gulai kambing mirip kambing mekuah. shutterstock/Frans Delian ilustrasi gulai kambing mirip kambing mekuah.

Executive Chef Aprez Catering Stefu Santoso mengatakan, daging kurban boleh dicuci, boleh juga tidak dicuci sebelum diolah.

Alasannya, daging boleh dicuci bila khawatir soal kebersihan daging kambingnya. Namun, daging sebenarnya tidak perlu dicuci untuk menjaga kualitas teksturnya.

Sementara itu, di sisi lain, dokter hewan sekaligus pakar ternak di Institut Pertanian Bogor (IPB) Supratikno mengatakan, daging kurban, seperti kambing atau sapi, sebaiknya tidak perlu dicuci.

"Sebetulnya kalau daging itu bersih, enggak perlu dicuci, bisa langsung dimasak, tetapi dalam kondisi sekarang, air cuciannya itu beresiko mengalir ke lingkungan sekitar," kata Tikno, dikutip dari berita  yang tayang pada Minggu (3/7/2024).

Baca juga: Jangan Cuci Daging Merah Bila Mau Disimpan dan Tips Mengolah Daging Lain

4. Marinasi dengan nanas

Ilustrasi mengempukkan daging menggunakan nanas. SHUTTERSTOCK/ BATJAKET Ilustrasi mengempukkan daging menggunakan nanas.

Sudah jadi rahasia umum bila nanas mampu mengempukkan tekstur daging karena kandungan asamnya.

Setelah dipotong-potong, rendam daging dengan nanas selama 30 menit. Jangan terlalu lama agar daging tidak hancur.

Baca juga: Cara Alami Mengempukkan Daging, Pengganti Meat Tenderizer Powder

5. Bungkus daging dengan daun pepaya

Ilustrasi mengempukkan daging menggunakan palu daging.Dok. The Spruce Eats/ Adam Gault Ilustrasi mengempukkan daging menggunakan palu daging.

Sama halnya dengan nanas, daun pepaya juga memiliki kadar asam untuk mengempukkan daging.

Bungkus daging dengan pepaya dan diamkan selama satu jam agar teksturnya empuk setelah dimasak.

“Kalau mau, jangan ditusuk pukul dengan alat pemukul daging yang benar karena cara itu bisa melembekkan serat dan membuat daging tipis,” ujar Aguk.

Sementara itu, menurut Stefu, daging yang terlalu lama dibungkus daun pepaya akan terasa getir.

Baca juga: 3 Tips Membuat Empuk Daging Sate, Bungkus dengan Daun Pepaya

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat