airtronicfirearms.com

7 Makanan dan Minuman yang Bantu Meningkatkan Kesehatan Otak

Makanan sehat dan bernutrisi.
Lihat Foto

– Makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang dapat memengaruhi kesehatan tubuhnya, termasuk otak.

Mengutip dari laman Food Network dan Harvard Health Publishing, Kamis (28/6/2024), berikut beberapa makanan dan minuman yang dapat meningkatkan kesehatan otak.

Harap diperhatikan, makanan dan minuman tersebut akan bermanfaat jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu, tergantung kondisi tubuh seseorang. Bila perlu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Baca juga: 5 Manfaat Tomat, Tak Hanya Turunkan Kolesterol

Makanan dan minuman yang tingkatkan kesehatan otak

1. Ikan kaleng dan ikan berlemak

Ilustrasi tuna kaleng.DOK.SHUTTERSTOCK/Ilia Nesolenyi Ilustrasi tuna kaleng.

Asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam ikan menjadi pilihan yang baik untuk otak. Seluruh jenis ikan kalengan bisa jadi sumber yang baik.

Penelitian Age-Related Eye Disease Study dari National Eye Institute menunjukkan, partisipan yang mengonsumsi ikan dan menjalani diet Mediterania memiliki penurunan kognitif paling lambat setelah 10 tahun.

Ikan berlemak juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan kadar betaamiloid dalam darah, sampai protein yang berkontribusi baik untuk membantu mengurangi penyakit Alzheimer.

Baca juga: Resep Pepes Ikan Gurame Bumbu Kuning, Tambah Kemangi Lebih Harum

2. Telur

Ilustrasi telur ayam. SHUTTERSTOCK/NP27 Ilustrasi telur ayam.

Telur adalah sumber nutrisi yang penting untuk kesehatan. Lutein, yang sangat penting untuk fungsi kognisi yang sehat, lebih mudah diserap dari telur daripada dari sayuran hijau.

Lutein dan zeaxanthin dalam telur juga berfungsi sebagai pelindung mata dari dampak negatif blue light dari layar, yang juga membantu melindungi otak.

Baca juga: Resep Balado Telur Puyuh untuk Bekal ke Kantor

3. Kubis atau sayuran hijau

Ilustrasi tanaman kubis atau kol.Shutterstock/PLANET SEVEN Ilustrasi tanaman kubis atau kol.

Kubis, bersama dengan sayuran berdaun hijau lainnya, seperti kangkung, selada romaine, bayam, dan sawi, dikonsumsi lebih banyak oleh orang-orang dengan fungsi kognisi yang baik.

Sayuran hijau kaya akan folat, vitamin C, vitamin E, flavonoid, dan antioksidan lain yang dikaitkan dengan kemampuan kognitif yang lebih baik dan risiko demensia yang lebih rendah.

Selain itu, sayuran ini kaya akan serat yang baik untuk usus, dan kesehatan usus terkait langsung dengan kesehatan otak.

Sayuran hijau juga mengandung nutrisi yang menyehatkan otak, seperti vitamin K, lutein, folat, dan beta karoten, yang dapat membantu memperlambat penurunan kognitif.

Baca juga: Resep Plecing Kangkung Khas Lombok, Menu Pendamping Ayam Taliwang

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat