airtronicfirearms.com

Asal Usul French Toast, Apa Benar dari Perancis?

French toast brulee viral yang dibakar pakai sendok panas.
Lihat Foto

 - French toast, hidangan sarapan yang lezat dan mudah dibuat ini, telah menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia.

Roti tawar yang dilapisi campuran telur dan susu, kemudian digoreng hingga berwarna cokelat keemasan, menawarkan perpaduan sempurna antara tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.

Baca juga:

Namun, di balik kelezatannya, terdapat pertanyaan menarik mengenai asal-usul French toast. Benarkah hidangan ini berasal dari Perancis, seperti namanya?

Dilansir dari laman Food Republic dan Food NDTV, simak fakta menariknya. 

Fruity French Toast di Holy Smokes Yogyakarta./Antonius Aditya Mahendra Budi Santoso Fruity French Toast di Holy Smokes Yogyakarta.

Asal usul French Toast 

Ternyata, konsep French toast sudah ada sejak zaman Romawi kuno! Catatan resep tertua yang mirip French toast ditemukan dalam buku masak Romawi abad ke-4 karya Marcus Gabius Apicius berjudul "Cooking and Dining in Imperial Rome."

Resep bernama "aliter dulcia" (artinya "hidangan manis lainnya") ini menggambarkan potongan roti tawar tanpa pinggiran yang direndam dalam susu dan telur kocok, kemudian digoreng dengan minyak dan disiram madu.

Konsep French toast menyebar ke seluruh Eropa. Sebuah buku masak Inggris abad ke-14 berjudul "Forme of Cury" menyebutkan "payn fondue" yang terbuat dari roti yang direndam dalam anggur, digoreng dengan minyak, dan dimaniskan dengan buah kering, rempah-rempah, dan gula.

Istilah "French toast" sendiri diyakini berasal dari kesalahan. Pada tahun 1724, seorang pemilik penginapan bernama Joseph French di Albany, New York, kemungkinan bermaksud menyebut hidangan ini sebagai "French's toast" (roti ala French).

Namun kesalahan tata bahasa menghilangkan apostrof dan huruf "s" di akhir kata. Barulah pada tahun 1871, istilah "French toast" muncul dalam "Encyclopedia of American Food and Drink" di Amerika Utara.

Ilustrasi french toast. Dok. Sajian Sedap Ilustrasi french toast.

Ditambahkan dari laman Food NDTV, nama "French toast" sendiri punya cerita menarik. French Learner menyebutkan nama ini pertama kali muncul di Inggris pada abad ke-17, seperti yang tercatat dalam buku "The Accomplisht Cook" tahun 1660.

Namun, penggunaan nama Perancis tidak berarti ini berasal dari sana. Ada teori yang menyebutkan nama ini berasal dari kata kerja bahasa Irlandia Kuno "to French" yang artinya "memotong".

Teori ini sesuai dengan kebiasaan memotong roti sebelum dicelupkan dan digoreng, sehingga "French toast" pada awalnya mungkin merujuk kepada "roti potong".

Ilustrasi french toast pisang karamel dan susu hangat.PIXABAY/ Larry White Ilustrasi french toast pisang karamel dan susu hangat.

Variasi French Toast di Seluruh Dunia

Banyak negara memiliki versi French toast mereka sendiri. Di Prancis sendiri, dikenal "pain perdu" (roti hilang) yang bertekstur seperti custard dan dibuat dari roti basi. Hidangan ini memiliki berbagai nama di negara lain, seperti Spanish toast, German toast, eggy bread, dan Gypsy toast.

Di India, French toast disajikan dengan cita rasa gurih, dibumbui rempah-rempah, cabai hijau, dan bawang merah, serta disajikan dengan saus tomat, seperti yang biasa disajikan di Inggris.

Spanyol memiliki "torrijas" yang populer saat Prapaskah, terbuat dari roti basi yang direndam dalam susu atau anggur dengan madu dan rempah-rempah, lalu dicelupkan ke dalam telur dan digoreng dengan minyak zaitun.

Hong Kong menyajikan French toast dengan selai kacang, sementara New Zealand menyajikannya dengan topping bacon, pisang, sirup maple, dan kayu manis.

Di Amerika Serikat, French toast dapat disajikan dengan berbagai macam rasa. Dalam masakan Creole, campuran telur dan susu seringkali diberi tambahan minuman beralkohol, dan selama musim dingin, susu sering diganti dengan eggnog.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat