airtronicfirearms.com

Cara agar Nasi Tidak Lembek dan Cepat Basi

Ilustrasi nasi putih.
Lihat Foto

- Nasi adalah makanan pokok yang dikonsumsi oleh banyak orang di Indonesia hampir setiap harinya. itu karena nasi merupakan sumber karbohidrat yang cukup mengenyangkan.

Selain itu, beras bisa dengan mudah didapat di berbagai daerah, dan cara pengolahannya cukup mudah.

Dengan adanya rice cooker pada era modern, memasak nasi menjadi lebih praktis. Namun, masalah yang sering ditemui adalah nasi yang menjadi basi di dalam rice cooker saat disimpan.

Baca juga: Apakah Nasi Dingin Bagus untuk Penderita Diabetes?

Tips agar nasi tidak cepat basi

Nasi yang basi biasanya ditandai dengan tekstur lembek berair dan aroma tak sedap yang sangat menyengat, sehingga tak layak dikonsumsi.

Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti air yang digunakan mengandung bakteri atau sulfur, juga debu dan kuman yang tidak hilang saat beras dicuci.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Foodplace (@my.foodplace)

Selain itu, rice cooker yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi sarang bakteri, menyebabkan nasi mudah basi.

Untuk mencegah nasi cepat basi, berikut beberapa tips yang bisa Anda praktikkan, dilansir dari laman Sajian Sedap:

1. Pilih beras berkualitas

Perhatikan beras sebelum dimasak. Jika beras mengandung kutu atau ulat, segera buang karena beras sudah busuk.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Indonesia Harus Impor Beras

Cium aroma beras, jika memiliki aroma menyengat, itu tanda beras mulai membusuk. Sentuh beras, jika terasa lembut, beras sudah terkontaminasi kelembaban dan rawan membusuk.

2. Rendam dan cuci beras

Rendam beras dan biarkan kotorannya mengapung di permukaan air. Buang kotoran tersebut dan cuci beras sebanyak 2 hingga 3 kali sampai air cucian tidak keruh lagi. Ini akan menghilangkan kotoran dan mengurangi risiko nasi basi.

Ilustrasi mencuci beras. Air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk. SHUTTERSTOCK/LIZA888 Ilustrasi mencuci beras. Air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk.

3. Pakai air bersih

Gunakan air yang benar-benar bersih untuk memasak nasi. Jika ragu dengan kualitas air di lingkungan Anda, gunakan air mineral yang sudah jelas kebersihannya.

4. Pakai bahan tambahan saat merendam beras

Anda juga bisa menambahkan air perasan jeruk nipis atau cuka ke dalam air rendaman beras untuk membuat nasi lebih tahan lama dan segar.

Baca juga: Bagi-bagi Pompa untuk Pengairan Sawah, Jokowi: Agar Produksi Beras Tidak Anjlok

Tambahkan air perasan dari setengah buah jeruk nipis ke dalam 2 hingga 3 cangkir takaran beras. Selain lemon dan rempah, garam juga bisa ditambahkan ke dalam air rendaman nasi untuk membuat nasi lebih awet, putih, dan kenyal.

 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat