airtronicfirearms.com

Bentrokan di Tepi Barat, 3 Orang Tewas Ditembak Pasukan Israel

Tentara Israel memasuki sebuah bangunan saat menyerbu Kota Deir Al Ghusun di Tepi Barat, dekat Tulkarem, Palestina, 4 Mei 2024.
Lihat Foto

TEPI BARAT, - Bentrokan di Tepi Barat menelan korban jiwa. Ada tiga orang yang ditembak atau dibunuh oleh pasukan Israel.

Sementara beberapa orang lainnya juga terluka dalam konfrontasi antara pasukan Israel dan aktivis Palestina di kota Tulkarem di barat laut wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina kepada AFP pada Kamis (16/5/2024).

Baca juga: Israel Perintahkan Warga Palestina Mengungsi dari Rafah

"Ada Tiga orang meninggal ditembak oleh pasukan pendudukan di Tulkarem," kata kementerian itu.

Mereka yang tewas diidentifikasi sebagai Ayman Ahmad Mubarak (26), Husam Imad Daabas (22) dan Mohammed Yusif Nasrallah (27).

Menurut kantor berita resmi Palestina Wafa, ketiga pria tersebut tewas dalam serangan Israel di kota tersebut tak lama setelah tengah malam.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Kesehatan mengatakan pasukan Israel membunuh seorang pemuda di sebuah pos pemeriksaan di pinggiran Ramallah.

Insiden itu terjadi tak lama setelah pawai tahunan yang menandai apa yang oleh orang Palestina disebut sebagai Nakba, atau “bencana” tahun 1948.

Diketahui, ribuan orang berbaris melintasi Tepi Barat untuk memperingati 76 tahun ketika sekitar 760.000 warga Palestina diusir dari rumah mereka selama perang yang berujung pada berdirinya Israel.

Peringatan minggu ini terjadi dengan latar belakang perang yang berkecamuk di Gaza, yang telah menyebabkan sebagian besar penduduk di jalur tersebut mengungsi.

Dijelaskan bahwa ada tiga kematian yang diumumkan pada Kamis, atau setidaknya 502 warga Palestina telah dibunuh oleh tentara dan pemukim Israel di Tepi Barat sejak 7 Oktober 2023, menurut hitungan Kementerian Kesehatan Palestina.

Baca juga: Pemukim Yahudi Kembali Rebut Tanah di Tepi Barat

Sementara, setidaknya 20 warga Israel tewas dalam serangan Palestina pada periode yang sama, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat