airtronicfirearms.com

Cara Membuat Tanaman Selada Tetap Panen Saat Musim Kemarau

Ilustrasi tanaman selada.
Lihat Foto

JAKARTA, - Selada menjadi tanaman sayur yang banyak ditanam, baik petani maupun pekebun rumahan.

Selada adalah sayuran musim dingin dan dipanen pada akhir musim semi hingga awal musim panas, kemudian dibuang demi sayuran lain pada pertengahan musim panas. 

Baca juga: 9 Tips Menanam Selada di Dalam Ruangan dengan Mudah

Beberapa tukang kebun mungkin menanam kembali tanaman selada kedua saat hari semakin dingin. Namun, sebagian besar tidak menanam tanaman selada sama sekali pada pertengahan musim panas,dan hanya berfokus pada sayuran musim panas.

Tukang kebun yang cerdas menanam tanaman selada di antara sayuran musim panas lainnya, seperti tomat, sehingga saat selada selesai dibuat pada  awal musim panas, sayuran musim panas mulai mengambil alih lahan taman.

Selada tumbuh paling baik pada kisaran suhu sekitar tujuh hingga 23 derajat Celsius. Pada cuaca yang lebih panas dari itu, daun selada dapat terasa pahit.

Ketika daun selada mulai bertunas—yang berarti mulai mengeluarkan tunas bunganya—itu adalah tanda produksi selada yang dapat dimakan telah selesai untuk musim tersebut.

Daun selada yang dipanen setelah tahap ini akan terasa sangat pahit untuk dimakan.

Untungnya, ada beberapa cara membuat tanaman selada tetap panen saat musim kemarau, seperti dilansir dari The Spruce, Kamis (11/7/2024). 

Baca juga: 8 Tanaman Pendamping Terbaik untuk Selada, Jauhi Hama dan Penyakit

 

Kapan menanam tanaman selada untuk musim kemarau? 

ilustrasi menanam seladaShutterstock/woaiss ilustrasi menanam selada
Menanam tanaman selada dapat dilakukan segera setelah tanah dapat dikerjakan pada awal musim semi.

Tergantung pada varietas selada yang ditanam, benih selada akan berkecambah pada suhu 1,6 derajat Celsius, tapi suhu perkecambahan ideal adalah 21-23 derajat Celsius. 

Bibit tanaman selada biasanya muncul antara tujuh sampai 10 hari setelah tanam.

Pilih jenis selada yang tepat

Pilih varietas selada daun daripada selada yang membentuk kepala atau head-forming. Anda dapat mulai memanen selada daun segera setelah daun terluarnya mencapai sekitar 10-15 sentimeter.

Jika Anda hanya memotong daun bagian luarnya saja, daun bagian tengah selada yang tersisa akan terus tumbuh dan Anda akan mendapatkan daun muda untuk dinikmati.

Ini disebut panen "potong dan tumbuh lagi" dan beberapa varietas selada dipasarkan sebagai varietas yang sangat cocok untuk panen seperti ini.

Anda tidak hanya mulai memanen lebih awal, tetapi pemotongan seperti ini cenderung mengejutkan tanaman selada, mencegahnya mengira bahwa ia telah matang dan siap untuk tumbuh dan berbuah. 

Baca juga: 5 Cara Menjaga Tanaman Selada Tetap Tumbuh Saat Cuaca Panas

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat