airtronicfirearms.com

3 Film Indonesia Raih Penghargaan di BIFAN 2024

Tiga film Indonesia mendapatkan penghargaan di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2024.
Lihat Foto

JAKARTA, - Tiga film Indonesia meraih penghargaan di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2024.

Dancing Gale dan Virgin Bash mendapatkan penghargaan di NAFF Project Market.

Sementara proyek film The Heirlooms mendapat Bucheon Awards di Goedam Campus Pitching.

Tim juri yang terdiri dari Yulia Evina Bhara, Mike Macari, dan Yohwan Kim sepakat untuk memberikan penghargaan kepada proyek-proyek yang memiliki kombinasi beberapa aspek.

Baca juga: 5 Film Indonesia Ikut NAFF Project Spotlight di BIFAN 2024

Aspek yang dinilai adalah representasi proyek dengan jelas dan persiapan matang, kreativitas cerita, dan kesiapan menuju tahap produksi.

Dancing Gale mendapatkan DHL Award dan berhak menerima hadiah sebesar 5 juta Won (sekitar Rp58,8 juta).

Proyek film Dancing Gale yang disutradarai Sammaria Simanjuntak dan diproduseri Lies Nanci Supangkat dari rumah produksi Pomp Films juga menerima penghargaan skenario terbaik 1 dari lab Indonesiana Film pada tahun 2023.

Baca juga: 3 Film Indonesia yang Akan Diputar di BIFAN 2024

Film ini mengangkat tema budaya Batak melalui kisah boneka Sigale-gale, boneka pelipur lara dari Tanah Toba.

Film akan mengambil latar di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Tim kami sangat bangga dapat membawa nama Indonesia, juga masyarakat Batak dan Danau Toba ke panggung internasional melalui proyek film Dancing Gale yang meraih penghargaan DHL Award di NAFF Project Market BIFAN," kata Sammaria Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Kamis (11/7/2024).

Sammaria Simanjuntak berharap filmnya bisa segera mendapatkan pendanaan dan maju ke tahap produksi.

Baca juga: Son Ye Jin Dinobatkan sebagai Artis Terbaik di Festival BIFAN 2024

Sementara proyek film Virgin Bash mendapatkan Mocha Chai Laboratories Post Production Award dan berhak menerima hadiah fasilitasi pasca-produksi setara dengan nilai 35.000 dolar AS (sekitar Rp569 juta).

Film Virgin Bash disutradarai Randolph Zaini, diproduseri Susanti Dewi dari rumah produksi IDN Pictures.

Virgin Bash bercerita tentang pesta dara jelang pernikahan yang berujung pada tragedi berkepanjangan.

Susanti Dewi mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah memberikan dukungan hingga filmnya sampai ke BIFAN.

BIFAN tahun ini berlangsung pada 4-14 Juli 2024.

Indonesia menjadi country of focus festival yang menjadi langkah strategi Kemendikbudristek dalam penguatan ekosistem perfilman di peta global.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat