airtronicfirearms.com

Wilayah Mana yang Memiliki Spesies Hewan Paling Banyak?

Hutan hujan Amazon.
Lihat Foto

- Ilmuwan telah mengidentifikasi dan memberi nama lebih dari satu juta spesies hewan, dan masih ada jutaan spesies lainnya yang belum ditemukan di tujuh benua di bumi.

Tapi kira-kira di antara tujuh benua itu, di manakah wilayah yang paling banyak memiliki spesies hewan?

Baca juga: Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis: Pengertian dan Contoh

Beriklim hangat dan lembap

Seperti dikutip dari Live Science, Senin (1/7/2024) pada akhir tahun 1980-an, ilmuwan Norman Myers menciptakan istilah "hotspot keanekaragaman hayati" untuk merujuk pada tempat-tempat dengan jumlah spesies yang sangat tinggi berdasarkan luas permukaannya.

Dari 36 titik yang ada di seluruh dunia, sebagian besar berada di benua yang melintasi garis khatulistiwa, yang iklimnya hangat dan lembap.

Alasannya tidak hanya berkaitan dengan hewan tetapi juga dengan tumbuhan karena tanaman merupakan fondasi spesies.

“Jika suatu tempat memiliki keanekaragaman tumbuhan yang lebih tinggi, maka akan lebih mudah bagi organisme lain yang bergantung pada tumbuhan tersebut untuk menjadi lebih melimpah,” kata Barnabas Daru, ahli ekologi terapan di Universitas Stanford.

Meskipun tanaman dapat hidup dalam segala kondisi, sebagian besar tumbuh subur di tempat yang hangat dan lembap.

Selain itu, serangga yang menyerbuki banyak tanaman berbunga lebih cocok hidup di iklim hangat karena mereka tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri.

Namun ada faktor lain juga yang berperan.

Baca juga: Analisis Data Keanekaragaman Hayati Ungkap Ratusan Mamalia di Dunia Belum Teridentifikasi

Ragam habitat

Untuk menampung banyak spesies, suatu wilayah tidak hanya harus menawarkan kondisi tropis tetapi juga beragam habitat.

Misalnya, pepohonan tinggi atau pegunungan tinggi menciptakan variasi vertikal pada suhu, paparan sinar matahari, dan medan yang memungkinkan lebih banyak makhluk hidup hidup berdampingan tanpa bersaing untuk mendapatkan sumber daya atau habitat yang sama.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut dan perkiraan data koleksi museum, sebagian besar ilmuwan sepakat bahwa Amerika Selatan memiliki jumlah spesies hewan terbanyak.

Amerika Selatan perpadua terbaik

Dari hutan hujan Amazon, yang memiliki empat lapisan pepohonan untuk dihuni hewan, hingga pegunungan Andes dengan lusinan iklim mikro yang berbeda, Amerika Selatan memiliki perpaduan terbaik antara panas dan geografi.

"Semuanya tergabung di sana dan itu mengapa wilayah tersebut memiliki keanekaragaman hayati," kata Vítor Piacentini, ahli burung di Universitas Federal Mato Grosso di Brasil.

Meskipun demikian, keanekaragaman hayati Amerika Selatan mengalami degradasi.

Dengan penggundulan hutan, penambangan merkuri, dan perubahan iklim, satwa di Amerika Selatan menghadapi ancaman yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Namun, masih ada peluang untuk mengurangi kerusakan.

"Setiap upaya yang kita lakukan tidak hanya menyelamatkan satwa tetapi juga kita," tambah Piacentini.

Baca juga: Ilmuwan: Kawasan Keanekaragaman Hayati Dipastikan Hancur akibat Perubahan Iklim

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat