airtronicfirearms.com

Seberapa Sering Asteroid Mendekati Bumi?

ilustrasi asteroid
Lihat Foto

- Ada banyak sekali asteroid yang beredar di sekitar tata surya. Para ahli telah menghitung setidaknya ada 1,4 juta asteroid, dan kemungkinan besar masih banyak lagi yang belum kita lihat.

Sebagian besar asteroid yang diamati mengorbit di sabuk asteroid utama tata surya antara Mars dan Jupiter, tetapi sebagian besar di antaranya memiliki orbit yang melintasi lintasan Bumi mengelilingi matahari.

Beberapa di antaranya yang melintas dapat menghantam Bumi, dengan dampak mulai dari hujan meteor yang indah hingga kepunahan seluruh spesies

Seberapa sering asteroid mendekati planet Bumi?

Jawaban singkatnya adalah ini bergantung pada ukuran asteroid. Sama seperti gempa bumi yang lebih kecil terjadi lebih sering daripada gempa besar, asteroid kecil lebih sering melewati Bumi daripada asteroid yang sangat besar.

Menurut pakar asteroid dan profesor MIT Richard Binzel, Bumi menghadapi lebih dari sepuluh ton debu setiap hari.

Baca juga: Asteroid Penghancur Planet Mendekati Bumi Minggu Ini

Jumlah itu hampir setara dengan 20 debu yang menghantam Bumi setiap harinya. Namun, bintik-bintik debu kecil ini tidak akan membahayakan, dan hanya akan terbakar di atmosfer Bumi, yang menghasilkan meteor.

Dalam skala yang lebih besar, batu-batuan seukuran kelereng hingga bola bowling melintas beberapa kali setiap hari, menciptakan garis-garis terang yang disebut bolida.

Sementara itu, asteroid seukuran truk menghantam Bumi hanya dua hingga tiga kali per abad, dan sebagian besar dampaknya terjadi di lautan karena sekitar 71 persen permukaan Bumi ditutupi oleh air.

Asteroid terbesar, yang berdiameter lebih dari 140 meter adalah yang paling langka.

Binzel mengatakan, dalam kisaran ukuran ini, dampaknya akan menghasilkan pukulan yang cukup kuat yang mampu menciptakan kerusakan lokal yang signifikan, termasuk risiko tsunami jika menghantam lautan.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Asteroid yang Mengorbit Bulan Ganda

Kabar baiknya, dampak ini cukup langka dalam skala waktu manusia, rata-rata sekitar sekali per 25.000 tahun. Ini adalah probabilitas kurang dari satu persen per abad.

Asteroid yang membunuh dinosaurus, sebagai perbandingan, berdiameter ribuan meter, juga merupakan kejadian yang sangat langka.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat