airtronicfirearms.com

Kenapa Tanaman Venus Flytrap Memakan Serangga?

Ilustrasi tanaman venus flytrap.
Lihat Foto

- Venus flytrap merupakan tanaman karnivora yang memiliki kemampuan untuk memikat serangga (dan arakhnida) ke dalam "organ penangkapnya".

Begitu serangga tersebut masuk, tidak ada jalan keluar. Organ itu akan tertutup rapat dan proses pencernaan pun dimulai.

Dionaea muscipula, nama sebenarnya dari venus flytrap, berasal dari daerah lahan basah di Carolina Utara dan Selatan.

Tanaman eksotis ini kini dianggap sebagai tanaman yang terancam punah di alam liar karena kerusakan habitat yang disebabkan oleh pembangunan lahan.

Berbagai upaya telah ditujukan untuk melindungi tanaman venus flytrap dari ancaman ini, tetapi tanaman tersebut terus dicuri dari habitat aslinya untuk dijual secara ilegal.

Baca juga: Beo Hijau Bikin Ramuan dari Tanaman untuk Lindungi dari Parasit

Kenapa venus flytrap makan serangga?

Tanaman venus flytrap cenderung hidup di tanah yang miskin akan nutrisi, itulah sebabnya mereka bergantung pada serangga untuk membantu mereka bertahan hidup.

Semut, kumbang, belalang, serangga terbang, dan bahkan laba-laba adalah menu makanan favorit tanaman ini.

Untuk mendapatkan makanan, venus flytrap melepaskan sejumlah besar senyawa organik yang mudah menguap dan harum ke udara yang menarik bagi serangga.

Hipotesisnya adalah bahwa senyawa yang mudah menguap ini mungkin merupakan sumber daya tarik awal dan berfungsi untuk membawa serangga mendekat ke tanaman.

Begitu serangga mendekati salah satu perangkap tanaman yang berada di ujung setiap daun, mereka terpikat oleh nektar yang berbau harum dan manis yang disekresikan oleh perangkap.

Bagian dalam perangkap ditutupi dengan pigmen merah yang mungkin juga berperan untuk mengundang serangga.

Ketika seekor serangga masuk, rambut sensorik terganggu dan sinyal listrik akan terpicu. Jika dua atau lebih sinyal tersebut terjadi dalam rentang waktu 20-30 detik, klem perangkap akan menutup dalam waktu kurang dari satu detik meskipun tidak sepenuhnya.

Baca juga: Simpanse Pakai Tanaman di Hutan untuk Obat

Penutupan dibantu oleh deteksi sekresi serangga seperti asam urat, ion kalium, dan ion natrium. Langkah tambahan ini memastikan bahwa yang masuk dalam perangkap adalah serangga atau arakhnida, bukan zat mati seperti tetesan air hujan atau benih.

Setelah tanaman mendeteksi bahwa ia memang telah menangkap mangsa hidup, kelenjar khusus diaktifkan dan mulai melepaskan campuran cairan pencernaan asam untuk menguraikan mangsa menjadi senyawa yang berguna bagi tanaman.

Zat kimia yang mengandung nitrogen, fosfor, dan sulfur, yang penting bagi pertumbuhan tanaman, menjadi tersedia untuk melengkapi nutrisi yang tersedia dari tanah.

Setelah perangkap venus flytrap menutup, perangkap akan tetap tertutup selama 5 hingga 12 hari untuk mencerna mangsanya.

Setelah selesai, hanya rangka luar serangga yang tersisa. Perangkap akan terbuka, rangka luarnya dikeluarkan dan venus flytrap siap untuk makanan berikutnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat