airtronicfirearms.com

Kevin Sanjaya Resmi Nyatakan Pensiun Dini dari Bulu Tangkis, Ini Alasannya

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo setelah mendapat poin saat melawan Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae (Korea Selatan) pada perempat final Thailand Open 2023 di Indoor Stadium Huamark, Jumat (2/6/2023). Marcus/Kevin lolos ke semifinal dan akan melawan ganda putra China, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Lihat Foto

- Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo resmi mengundurkan diri sebagai atlet Pelatnas Cipayung dan menyatakan pensiun dari dunia bulu tangkis Indonesia pada Kamis (16/5/2024).

Mundurnya Kevin dari tim nasional bulu tangkis tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagdja dalam jumpa pers di Cipayung pada Kamis (16/5/2024).

Pihaknya mengaku telah menghormati keputusan yang diambil Kevin terkait mundurnya dari Pelatnas Cipayung.

"Tentang Kevin, pada saat saya kembali dari tur Eropa, saya ada komunikasi dengan pelatih, dan saya minta waktu Kevin untuk ketemu di tanggal 6 April," kata Ricky.

"Intinya Kevin menyatakan pamit dari pelatnas. Kita hormati keputusan dan waktu Kevin. Kita juga mengapresiasi prestasi Minions yang sudah meniadi nomor satu dunia dalam waktu yang lama, dan menyumbangkan banyak gelar untuk Indonesia," sambungnya.

Tak lama setelah keluar dari Pelatnas, Kevin Sanjaya resmi menyatakan pensiun dini dari dunia bulu tangkis.

Hal tersebut diungkapkannya melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya @kevin_sanjaya, Kamis siang.

Lantas, alasan Kevin pensiun dari dunia bulu tangkis?

Baca juga: Hacker Paling Dicari di Dunia Kevin Mitnick Meninggal, Ini Perjalanan Hidup dan Sepak Terjangnya


Alasan Kevin Sanjaya pensiun dari bulu tangkis

Dalam unggahannya, Kevin mengaku bersyukur atas semua pencapaian yang telah berhasil ia raih di dunia bulu tangkis, terutama bersama pasangannya, Marcus Gideon, yang sudah lebih dulu mengumumkan pensiun pada Maret lalu.

"Saya sangat bersyukur Tuhan telah memberikan karier yang luar biasa di dunia badminton. Perjalanan saya di dunia badminton di mulai dari saya berusia 5 tahun. Di usia saya yang ke 12, saya merantau dari Banyuwangi ke Kudus untuk mengejar cita-cita saya sebagai atlet nasional. Di tahun 2013 saya mendapat kesempatan untuk bergabung ke PBSI di kota Jakarta," tulisnya.

"Saya sangat bersyukur dengan semua pencapaian saya dan Marcus Gideon sampai saat ini, walaupun kami belum berhasil mendapatkan medali Olimpiade dan World Championship. Namun sepertinya waktu saya di dunia badminton cukup sampai di sini," tambahnya.

Selain itu, Kevin juga mengungkapkan alasannya untuk pensiun dini dari dunia bulu tangkis.

Ia memaparkan masalah cedera yang tidak kunjung pulih 100 persen menjadi salah satu alasan pemain 28 tahun itu memutuskan gantung raket.

"Saya telah berfikir keras, berdiskusi dengan orang-orang terdekat dan mempertimbangkan banyak hal untuk saya sampai di titik ini. Dimulai dari cedera bahu saya yang tidak kian membaik sejak tahun 2017. Ditambah, partner saya cedera dan berujung kami tidak mungkin dapat memperebutkan tiket ke Olimpiade 2024," ungkap Kevin.

"Lalu saya mendapat kesempatan untuk memiliki partner yang baru. Namun saya rasa kami kurang pas karena kami berdua sama-sama pemain depan. Setelah itu, saya berdiskusi dengan pengurus PBSI untuk langkah ke depan saya di dunia badminton. Karena saya bermain badminton bukan untuk menjadi penggembira, melainkan saya ingin memiliki tujuan yang jelas," imbuhnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat