airtronicfirearms.com

Profil Gudfan Arif, Bendahara Umum PBNU yang Bakal Pimpin Perusahaan Tambang NU

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (kiri ketiga) saat konferensi pers di Kantor PBNU, Kamis (6/6/2024).
Lihat Foto

- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menunjuk Bendahara Umum Gudfan Arif Ghofur sebagai penanggung jawab atas pengelolaan usaha tambang NU.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan, pihaknya juga telah mendirikan perusahaan terbuka (PT) baru untuk mengelola usaha ini.

”Bukan hanya soal bahwa dia (Gudfan) sendiri pengusaha tambang, tetapi sebagai pengusaha tambang dia punya jaringan bisnis di antara komunitas pertambangan ini," ujarnya, diberitakan Kompas.id, Kamis (6/6/2024).

"Maka, saya kira akan ada ruang yang memadai bagi NU untuk membangun kapasitas usaha pertambangan ini,” tegas Yahya.

Berikut profil Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif Ghofur yang akan bertanggung jawab atas perusahaan tambang NU?

Baca juga: Respons MUI, Muhammadiyah, dan NU soal Izin Usaha Tambang untuk Ormas


Profil Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif

Pria yang akrab disapa Gus Gudfan ini merupakan bagian dari 12 bendahara dalam kepengurusan Nahdlatul Ulama periode 2022-2027.

Gudfan awalnya diangkat menjadi Plt Bendahara Umum PBNU pada Agustus 2022, menggantikan posisi Mardani H Maming yang terjerat kasus korupsi.

Dikutip dari laman resmi NU, Gudfan merupakan putra dari seorang Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur bernama KH Abdul Ghofur.

Gudfan diketahui menempuh pendidikan setara SD dan SMP di Lamongan dan melanjutkan pendidikan tingkat SMA di Pesantren Manbaul Ma'arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Baca juga: Jadi Ormas Pertama, Ini Alasan PBNU Ajukan Izin Kelola Tambang ke Pemerintah

Dia lalu melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Darul Ulum, Jombang.

Sebagai kader NU, Gudfan beberapa kali menempati posisi sebagai bendahara. Pada periode 2012-2017, dia menjabat Bendahara Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa.

Gudfan lalu bertugas sebagai Bendahara Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur masa khidmah 2013-2018.

Pada 31 Januari 2022, Gudfan dikukuhkan sebagai bendahara PBNU bersama 11 orang lainnya, sebelum akhirnya menjadi Plt Bendahara Umum pada Agustus 2022.

Dia juga mendapat amanah untuk menjadi Penasihat RMI PWNU Jawa Timur 2018-2023 dan Penasihat Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor masa khidmah 2019-2023.

Baca juga: Deret Ormas Keagamaan yang Tak Akan Ajukan Izin Kelola Tambang

Punya latar belakang bisnis

Gudfan diketahui memiliki latar belakang dan kapabilitas sebagai pengusaha, sehingga cocok menjadi bendahara umum PBNU. Dia mulai menggeluti dunia bisnis usai lulus kuliah pada 2003.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat