airtronicfirearms.com

Cara Cek Pemilik KTP Apakah Dapat Bansos, Bisa lewat HP

Ilustrasi bansos. Cara cek KTP apakah dapat bansos bisa dilakukan secara online.
Lihat Foto

- Cara cek pemilik KTP apakah dapat bantuan sosial (bansos) atau tidak cukup mudah dan bisa dilakukan secara online lewat HP atau ponsel.

Pengecekan secara online ini memudahkan masyarakat untuk mencari informasi mengenai jadwal dan skema pembagian bansos tanpa harus mendatangi kantor kelurahan atau kecamatan.

Pada 2024, pemerintah berencana menyalurkan beberapa bansos, baik secara tunai maupun non-tunai dalam bentuk pangan.

Simak cara cek pemilik KTP apakah dapat bansos lewat HP berikut ini.

Baca juga: Cara Mengurus Pindah KK di Kantor Dukcapil, Apa Saja Syaratnya?

Cara cek pemilik KTP apakah dapat bantuan sosial (bansos)

Dilansir dari Kontan, Selasa (25/6/2024), cara mengecek nama penerima bansos secara online dapat dilakukan menggunakan nama yang tertera pada KTP.

Nama dapat dimasukkan melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos) di #.

Berikut cara mengecek nama penerima bansos 2024 secara online:

  • Kunjungi laman #
  • Masukkan nama provinsi
  • Pilih nama kabupaten/kota
  • Klik kecamatan dan desa sesuai domisili
  • Masukkan nama penerima bansos sesuai KTP
  • Ketikkan empat huruf kode
  • Klik tombol “CARI DATA”.

Baca juga: Cara Mencetak KK secara Online, Tak Perlu ke Kantor Dukcapil

Daftar bansos yang cair pada Juli 2024

Dilansir dari Kompas TV, Rabu (26/6/2024), pemerintah bakal menyalurkan empat bansos pada Juli 2024.

Berikut daftar selengkapnya.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH disalurkan pemerintah sebanyak empat tahap dalam satu tahun. Pada Juli 2024, penyaluran PKH sudah memasuki tahap kedua.

Besaran PKH berbeda-beda tergantung pada kategori penerima, baik usia maupun jenjang pendidikan.

Simak besaran PKH berikut ini:

  • Ibu hamil atau nifas: Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 tahun
  • Anak usia dini sampai enam tahun: Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun
  • Siswa SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap atau Rp 900.000 per tahun
  • Siswa SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap atau Rp 1.500.000 per tahun
  • Siswa SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap atau Rp 2.000.000 per tahun
  • Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun
  • Lanjut usia: Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.

Baca juga: Apa Saja Cara dan Syarat Pisah KK? Berikut Penjelasan Dirjen Dukcapil

2. Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP diperuntukkan bagi pelajar SD, SMP, SMA, dan SMK dengan besaran yang berbeda-beda sesuai jenjang pendidikan.

Simak rincian bantuan PIP berikut ini:

  • SD/SDLB/Program Paket A
    • Rp 225.000 untuk kelas VI semester genap
    • Rp 450.000 untuk kelas I, II, III, IV, dan V semester genap.
  • SMP/SMPLB/Program Paket B
    • Rp 375.000 untuk kelas IX semester genap
    • Rp 750.000 untuk kelas VII dan VIII semester genap.
  • SMA/SMALB/Program Paket C
    • Rp 500.000 untuk kelas XII semester genap
    • Rp 1.000.000 untuk kelas X dan XI semester genap.
  • SMK
    • Rp 500.000 untuk kelas XII semester genap
    • Rp 1.000.000 untuk kelas X dan XI semester genap.
  • SMK program empat tahun
    • Rp 500.000 untuk kelas XII semester genap
    • Rp 1.000.000 untuk kelas X, XI, dan XII semester genap.

Baca juga: Cara dan Syarat Bikin KK Baru Setelah Menikah, Apa Saja?

3. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

BNPT diberikan kepada masyarakat yang mempunyai kondisi sosial ekonomi 25 persen terendah di daerah pelaksanaan.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat