airtronicfirearms.com

Jokowi Dulu Optimistis Pindah IKN Juli, Kini Batal, Apa Alasannya?

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Pamukkulu dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (5/7/2024).
Lihat Foto

- Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat optimistis bisa berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Optimistis itu muncul saat meninjau langsung pembangunan infrastruktur tahap I yang meliputi Kantor Presiden, Istana Negara, dan lapangan upacara pada 5 Juni 2024.

Presiden menyebut progres pembangunan IKN saat itu juga telah mencapai 80 persen.

Sambungan air juga menjadi mudah karena Bendungan Sepaku Semoi telah diresmikan. Oleh karena itu, Jokowi optimis bisa mulai berkantor di IKN pada bulan Juli.

Insyaallah selesai. Sangat optimistis untuk kantornya, ini masih nunggu satu, air. Airnya Juli,” ungkap Jokowi dikutip dari laman resmi Presiden RI (5/6/2024).

Namun belakangan rencana Jokowi berkantor di IKN pada bulan Juli batal. Lantas, apa alasan Presiden Jokowi batal berkantor di IKN di bulan Juli?

Baca juga: Kata Media Asing soal Jokowi Batal Pindah IKN Juli, Soroti Investor dan Progres Proyek


Gagal berkantor di IKN awal Juli

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan rencana pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada awal Juli batal dilakukan. 

Alasannya, karena sarana dan prasarana seperti air, listrik, dan lokasi kantor belum siap dan masih dalam tahap pembangunan. 

Hal itu ia sampaikan berdasarkan laporan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Senin (8/7/2024). 

"Airnya sudah siap belum? Listriknya sudah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap, pindah," ujar Jokowi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dikutip dari , Senin.

Ia juga mengatakan, keputusan mengenai pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN akan bergantung melihat situasi di lapangan.

Terlebih, Keppres pemindahan ibu kota baru terbit setelah Oktober 2024, saat ia sudah tidak menjabat sebagai presiden.

"Kita melihat situasi lapangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum jangan dipaksakan, semua dilihat progress lapangannya dilihat," kata Jokowi.

Baca juga: Menilik Persiapan Menuju Upacara 17 Agustus di IKN

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat