airtronicfirearms.com

Tenggorokan Pria Asal Austria Tumbuh Rambut akibat Merokok Puluhan Tahun

Seorang pria di Austria menemukan rambut tumbuh di tengggorokannya akibat kebiasaan merokok selama bertahun-tahun.
Lihat Foto

- Seorang pria asal Austria yang merokok selama puluhan tahun menemukan rambut tumbuh di tenggorokannya.

Pria berusia 52 tahun tersebut terbiasa mengisap sebungkus rokok sehari sejak 1990 selama 30 tahun, diberitakan Hindustan Times, Kamis (27/6/2024).

Pada tahun 2007, dia mengunjungi dokter dan mengeluhkan bahwa dirinya mengalami suara serak, kesulitan bernapas, dan batuk kronis.

Menurutnya, gejala tersebut mulai muncul sejak 2006. Dia bahkan pernah batuk sampai mengeluarkan rambut sepanjang 5 cm dari tenggorokan.

Setelah menjalani pemeriksaan bronkoskopi, dokter menemukan beberapa helai rambut tumbuh dari dalam tenggorokannya, di bagian yang dulu pernah dioperasi. 

Kasus yang dialami pria asal Austria tersebut lantas didokumentasikan dalam American Journal of Case Reports.

Baca juga: Dokter: Asap Rokok Dapat Menempel pada Pakaian Berbulan-bulan


Kenapa ada rambut tumbuh dalam tenggorokan?

Setelah dokter melakukan pemeriksaan, pria tersebut ternyata mengalami kondisi bernama pertumbuhan rambut endotrakeal, yaitu tumbuhnya rambut di dalam tenggorokan.

Kondisi tersebut terjadi setelah pria itu menjalani operasi trakeostoma untuk membuat lubang di trakea atau batang tenggorokan agar dapat dipasang tabung pernapasan ketika masih kecil.

Saat berusia 10 tahun, dia pernah hampir tenggelam. Karena itu, diperlukan operasi pemasangan tabung pernapasan untuk memompa oksigen ke paru-parunya. Lubang tersebut kemudian ditutup menggunakan cangkok kulit dan tulang rawan dari telinganya.

Saat dia dewasa dan diperiksa, hasil bronkoskopi menunjukkan ada pertumbuhan rambut endotrakeal dan peradangan lokal pada bagian tenggorokan yang dilakukan cangkok kulit.

Dokter kemudian melakukan operasi dan mencabut enam hingga sembilan helai rambut sepanjang 5 cm. Namun, rambut itu tumbuh kembali.

Selama 14 tahun berturut-turut, pria itu terpaksa mengunjungi rumah sakit setiap tahun untuk mencabut rambut dalam tenggorokannya.

Umumnya, ditemukan enam hingga sembilan rambut di tenggorokan pria tersebut.

Beberapa rambut menjulur melalui kotak suara dan masuk ke dalam mulutnya. Rambut-rambut itu tertutup bakteri sehingga memerlukan perawatan antibiotik selain pencabutan.

Dokter menilai pertumbuhan rambut tersebut berasal dari kebiasaan merokoknya. Pria itu  bahkan mampu merokok dengan dosis total 31 bungkus setiap bulan.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat